Soal tersusun dan mudah dipakai ulang.
Kategori mapel, kelas, topik, tingkat kesulitan, tipe soal, pembahasan, sumber konten, dan moderasi soal.
ASIS menyatukan bank soal, CBT, quiz, latihan adaptif, paket tryout, dan simulasi TKA dalam satu ruang ujian digital. Guru menyiapkan soal, sekolah mengatur ujian, murid mengerjakan, hasilnya langsung terbaca.
Sebuah kelas memiliki rata-rata nilai 78. Jika dua murid susulan mendapat nilai 88 dan 92, rata-rata baru menjadi 79. Berapa jumlah murid semula?
Nama besarnya Ujian Online, tetapi isinya tidak berhenti di lembar pengerjaan. ASIS menyiapkan alur dari pembuatan soal, penyusunan paket, pelaksanaan CBT, sampai analisis hasil belajar.
Kategori mapel, kelas, topik, tingkat kesulitan, tipe soal, pembahasan, sumber konten, dan moderasi soal.
Jadwal ujian, token, timer, peserta, acak soal, status pengerjaan, koreksi otomatis, dan hasil ujian.
Paket tryout, simulasi lintas kelas atau sekolah, skor, ranking, analisis topik, dan rekomendasi latihan.
Quiz, flashcard, latihan adaptif, reasoning drill, pembahasan, dan progres belajar murid.
Analisis per butir, topik lemah, capaian kelas, rekap murid, ekspor nilai, dan laporan untuk guru.
Guru dapat membuat soal, memilih paket, memantau peserta, melihat hasil, dan menyiapkan tindak lanjut belajar.
Ujian online yang baik bukan hanya tombol mulai ujian. Sekolah perlu alur yang bisa diaudit, dipakai berulang, dan tetap mudah dimengerti oleh guru maupun murid.
Guru menulis soal, memberi topik, tingkat kesulitan, jawaban benar, dan pembahasan.
Sekolah memilih soal, mengatur jadwal, durasi, token, peserta, dan aturan pengerjaan.
Peserta masuk sesuai jadwal, mengerjakan soal, dan sistem mencatat status pengerjaan.
Nilai, butir soal, topik lemah, rekap kelas, dan laporan bisa digunakan untuk tindak lanjut.
Ujian Online menjadi payung untuk Bank Soal, CBT, Quiz, Tryout, dan TKA. Sekolah dapat memakai sebagian sesuai kebutuhan, tidak harus menyalakan semua model ujian sekaligus.
Guru perlu tahu soal mana yang siap dipakai, topik apa yang diukur, jenis soalnya apa, dan apakah pembahasannya sudah layak dibaca murid. Karena itu bank soal dibuat sebagai perpustakaan belajar, bukan folder acak.
Ujian harian, asesmen tengah semester, ujian sekolah, simulasi TKA, sampai latihan bimbel punya kebutuhan yang berbeda. Pengaturan ujian dibuat fleksibel agar guru tidak harus memakai satu pola untuk semua kegiatan.
Sekolah dapat mengatur token ujian, tanggal mulai, batas pengerjaan, peserta per kelas, serta akses susulan.
Durasi, peringatan sisa waktu, sesi ujian, batas submit, dan status pengerjaan murid dapat dipantau.
Acak soal, acak pilihan jawaban, paket berbeda, dan pembatasan akses membantu ujian lebih tertib.
Nilai pilihan ganda dan benar-salah bisa langsung dihitung, sementara esai tetap dapat dinilai guru.
Guru melihat skor, jawaban murid, status pengerjaan, rekap kelas, dan ekspor nilai sesuai kebutuhan.
Tampilan pengerjaan dibuat jelas, mendukung keyboard, dan tetap mudah dipakai di layar terbatas.
Skor akhir penting, tetapi sekolah juga perlu tahu topik mana yang kuat, mana yang perlu latihan ulang, dan bagaimana posisi murid dibanding paket tryout yang sama.
Skor simulasi murid dapat dibaca bersama ranking, topik kuat, topik lemah, dan rekomendasi latihan berikutnya.
Ujian online menyentuh banyak orang. Karena itu halaman ini tidak hanya bicara fitur teknis, tetapi juga bagaimana guru, murid, kurikulum, dan orang tua mendapat manfaatnya.
Membuat soal, menyusun paket, membuka ujian, memeriksa hasil, dan menentukan tindak lanjut belajar.
Mengerjakan ujian, melihat status pengerjaan, memahami hasil, dan melanjutkan latihan sesuai arahan.
Memantau pelaksanaan asesmen, melihat rekap kelas, dan menjaga standar evaluasi sekolah.
Melihat informasi hasil yang diizinkan sekolah tanpa mengganggu proses ujian dan penilaian guru.
Bagian ini membantu user awam memahami cakupan Ujian Online tanpa harus tahu istilah teknis seperti CBT sejak awal.
Tidak. Bank Soal adalah tempat menyusun dan mengelola soal. CBT adalah ruang pelaksanaan ujian online yang memakai soal tersebut.
Tidak perlu. TKA lebih tepat menjadi salah satu jenis paket ujian di dalam Ujian Online, bersama quiz, latihan, tryout, dan asesmen sekolah.
Tidak. Sekolah bisa mulai dari bank soal atau quiz dulu, lalu mengaktifkan CBT ketika sudah siap secara perangkat dan kebijakan.
Nilai ujian dapat menjadi bahan rekap akademik sesuai pengaturan sekolah, sementara finalisasi rapor tetap mengikuti alur penilaian guru.
ASIS membantu sekolah menjalankan ujian online tanpa memisahkan data murid, kelas, nilai, dan laporan akademik.