SARANA & PRASARANA
Setiap ruang punya fungsi. Setiap aset punya perjalanan.
ASIS membantu Waka Sarpras memetakan gedung dan ruang, menjaga inventaris, merencanakan pemeliharaan, mengelola alat serta bahan, dan menyiapkan keputusan pengadaan dari riwayat yang dapat ditelusuri.
KEMAMPUAN ASIS
Dari denah lembaga sampai keputusan pengadaan.
Waka Sarpras melihat fasilitas sebagai sistem: tempat, barang, penggunaannya, kondisi, biaya perawatan, kebutuhan pembelajaran, dan keputusan berikutnya saling berkaitan.
Gedung & ruang
Unit, gedung, jenis ruang, kapasitas, fungsi, penanggung jawab, dan status penggunaan.
Inventaris aset
Kode, kategori, perolehan, nilai, jumlah, kondisi, lokasi, sumber, dan status.
KIB, KIR & label QR
Kartu inventaris barang, kartu inventaris ruang, serta label untuk pemeriksaan lapangan.
Pemeliharaan
Perawatan rutin, perbaikan, biaya, hasil tindakan, dokumen, dan kondisi setelahnya.
Mutasi & opname
Perpindahan antar-ruang dan pemeriksaan stok tetap menyertai riwayat aset.
Administrasi lab
Kartu alat dan bahan, stok minimum, keselamatan, praktikum, pinjam, dan kembali.
Usulan pengadaan
Kebutuhan baru atau penggantian disertai alasan, perkiraan biaya, dan sumber dana.
Usulan penghapusan
Aset tidak langsung hilang; keputusan dan alasan penghapusan tetap tersimpan.
GEDUNG, RUANG & KAPASITAS
Keterbatasan ruang harus terlihat sebelum jadwal diterbitkan.
Data kapasitas dan jenis ruang menjadi dasar penempatan rombel, praktikum, ujian, kegiatan, serta generator jadwal yang menghindari bentrok ruang.
Gedung Pembelajaran
INVENTARIS YANG DAPAT DILACAK
Satu barang tidak berhenti pada nama dan jumlah.
Identitas aset menyimpan konteks perolehan, lokasi, kondisi, nilai, dan status. KIB, KIR, serta label QR membantu menyamakan catatan sistem dengan kondisi lapangan.
AST-R08-014
- Nama barang
- Perangkat pembelajaran
- Lokasi
- Ruang 08
- Kondisi
- Perlu perawatan
- Sumber
- Tercatat
Kartu Inventaris Barang
Daftar barang berdasarkan golongan dan informasi perolehannya.
Kartu Inventaris Ruang
Daftar aset yang seharusnya berada pada satu ruang tertentu.
Stiker identifikasi
Kode aset untuk membuka informasi saat pemeriksaan fisik.
Stok opname
Catat hasil pemeriksaan dan perbedaan kondisi atau jumlah.
SIKLUS HIDUP ASET
Barang masuk, digunakan, dirawat, dipindah, lalu diputuskan.
Setiap peristiwa menempel pada aset yang sama agar keputusan tidak hanya bergantung pada kondisi terakhir atau ingatan petugas.
Terima & daftarkan
Catat sumber perolehan, waktu, nilai, kode, jumlah, dan lokasi awal.
Gunakan
Tempatkan pada ruang dan fungsi yang sesuai kebutuhan lembaga.
Rawat & perbaiki
Simpan tindakan, biaya, pelaksana, berkas, dan kondisi setelahnya.
Mutasi
Pindahkan lokasi tanpa memutus identitas dan sejarah barang.
Putuskan
Ajukan pengadaan pengganti atau penghapusan dengan alasan tercatat.
ALAT, BAHAN & PRAKTIKUM
Laboratorium punya ritme yang berbeda dari gudang.
Waka Sarpras melihat kesiapan fasilitas dan kebutuhan anggarannya; laboran menjalankan administrasi operasional alat, bahan, peminjaman, dan sesi praktikum.
Jumlah, satuan, kondisi, dan stok minimum.
Bedakan alat tahan lama dengan bahan habis pakai. Informasi keselamatan dan lembar data bahan dapat disertakan bila relevan.
Jadwal praktikum
Kelas, kegiatan, waktu, ruang, tujuan, dan petugas.
Peminjaman
Alat, peminjam, keperluan, waktu pinjam, dan rencana kembali.
Pengembalian
Waktu kembali, jumlah, kondisi, kerusakan, dan berita acara.
Laporan kegiatan
Pelaksanaan praktikum menjadi riwayat penggunaan sarana.
PENGADAAN & PENGHAPUSAN
Keputusan dimulai dari kebutuhan. Bukan dari daftar belanja.
Usulan dapat ditautkan pada aset yang rusak, stok menipis, kapasitas ruang, kebutuhan pembelajaran, atau prioritas layanan sebelum masuk pembahasan anggaran.
Perlu keputusan
Kebutuhan, jumlah, estimasi, dan sumber dana tercatat.
Riwayat servis dan kondisi terakhir tersedia.
Penghapusan baru mengubah status setelah disetujui.
DUKUNGAN UNTUK PEMBELAJARAN
Sarpras membantu kurikulum membuat rencana yang dapat dijalankan.
Ketersediaan ruang, alat, bahan, dan kapasitas menjadi masukan untuk penugasan, jadwal, rotasi praktikum, ujian, serta agenda pembelajaran per rombel.
Rombel yang perlu ruang
Kebutuhan ruang dibaca bersama slot belajar, kelas bawaan, dan ruang khusus.
Ruang materi tersedia
Kesenjangan kapasitas terlihat sebelum generator jadwal menyusun pemakaian.
Rotasi pembelajaran
Rombel dapat bergantian memakai lab, bengkel, studio, atau fasilitas khusus.
Agenda mengajar
Guru dan kurikulum mengetahui apakah sarana untuk rencana pertemuan siap digunakan.
KERJA LINTAS PERAN
Waka Sarpras menjaga kesiapan. Pengguna fasilitas memberi konteks.
Waka Kurikulum
Kebutuhan ruang, jadwal, praktikum, ujian, dan rotasi pembelajaran.
PERENCANAANLaboran
Stok alat dan bahan, peminjaman, pengembalian, keselamatan, dan kegiatan lab.
OPERASIONALBendahara
Anggaran pemeliharaan, pengadaan, dokumen transaksi, dan realisasi.
KEUANGANGuru
Kebutuhan alat kelas, praktik, serta laporan kondisi saat digunakan.
PENGGUNAKepala Sekolah/Madrasah
Prioritas, persetujuan, risiko, dan keputusan pengadaan atau penghapusan.
PENGAWASANTata Usaha
Surat, berita acara, arsip, serta dokumen administrasi pendukung.
DOKUMENBATAS KEWENANGAN
Luas untuk merencanakan. Tetap tercatat saat memutuskan.
Waka Sarpras mengelola data dan usulan sesuai unitnya. Pengadaan, penghapusan, atau transaksi keuangan dapat membutuhkan persetujuan dan pelaksana lain.
Dalam modul dan unit yang menjadi tanggung jawabnya.
Dengan alasan serta bukti pendukung.
Dikoordinasikan dengan bendahara dan pimpinan.
Status aset berubah melalui alur persetujuan yang tercatat.
OBJEK & STRUKTUR DATA
01 · Fondasi fiturAset dibaca sebagai riwayat penggunaan, kondisi, dan nilai layanan.
Ruang, tanah, bangunan, alat, kendaraan, jaringan, bahan, serta dokumen legal memiliki identitas dan penanggung jawab.
Register aset
Simpan kode, kategori, sumber, nilai, tanggal perolehan, lokasi, kondisi, foto, dan dokumen.
Struktur lokasi
Petakan gedung, lantai, ruang, zona, kapasitas, fungsi, aksesibilitas, dan penanggung jawab.
Mutasi dan peminjaman
Catat perpindahan, serah terima, peminjam, tenggat, kondisi keluar, serta kondisi kembali.
Penyusutan dan penghapusan
Kelola umur manfaat, penilaian kondisi, usulan, persetujuan, berita acara, dan jejak akhir.
STATUS & ALUR KERJA
02 · Mesin prosesKeluhan sarana berubah menjadi tiket yang dapat diselesaikan.
Pelapor, lokasi, dampak, prioritas, petugas, biaya, suku cadang, waktu henti, dan hasil perbaikan berada pada perkara yang sama.
Laporan gangguan
Pilih aset atau ruang, uraikan gejala, lampirkan bukti, dan tandai dampak pada layanan.
Triase
Tentukan darurat, tinggi, normal, atau preventif beserta petugas dan target respons.
Pengerjaan
Catat diagnosis, tindakan, bahan, vendor, biaya, waktu henti, dan kebutuhan pengganti.
Verifikasi selesai
Pengguna menguji hasil, kondisi aset diperbarui, dan jadwal pemeliharaan berikutnya dibuat.
INDIKATOR & ANALISIS
03 · Bahan keputusanKebutuhan ruang dan alat dihitung dari jadwal nyata.
ASIS mempertemukan jumlah rombel, pola pembelajaran, kapasitas ruang, alat praktik, waktu pemeliharaan, dan aksesibilitas.
Utilisasi ruang
Lihat jam terpakai, waktu kosong, konflik, kapasitas, dan kesesuaian fungsi per ruang.
Ketersediaan praktik
Bandingkan sesi, kelompok, alat, bahan, petugas, serta waktu persiapan dan pembersihan.
Rencana pengadaan
Prioritaskan kebutuhan dari kesenjangan kapasitas, frekuensi gangguan, biaya rawat, dan dampak layanan.
Skenario rotasi
Simulasikan penggunaan ruang bersama ketika rombel lebih banyak daripada ruang materi.
SARPRAS YANG SIAP DIGUNAKAN
Bukan hanya tahu apa yang dimiliki. Tahu apakah siap mendukung pembelajaran.
Hubungkan ruang, inventaris, pemeliharaan, laboratorium, dan pengadaan dalam satu perjalanan fasilitas.