Apa yang kami lakukan dengan data sekolah?
ASIS menggunakan data yang diinput sekolah untuk mengelola layanan, menampilkan informasi kepada pengguna yang berwenang, dan membantu proses operasional seperti SPMB, akademik, keuangan, komunikasi keluarga, serta laporan internal.
1. Siapa yang bertanggung jawab atas data
Satuan pendidikan (sekolah/madrasah/lembaga) adalah pengendali data atas data warga sekolahnya. Sekolah menentukan data apa yang diinput, siapa yang boleh mengaksesnya, dan berapa lama arsipnya dirawat.
Puskomedia, penerbit aplikasi ASIS, bertindak sebagai pemroses data yang menjalankan layanan atas nama sekolah, serta menjadi pengendali atas data akun yang Anda daftarkan langsung kepada kami.
Pertanyaan, permintaan hak atas data, atau keluhan privasi dapat dikirim ke dev.puskomedia@gmail.com atau melalui halaman kontak resmi.
2. Data yang dikumpulkan
Jenis data yang dikumpulkan aplikasi dan situs ASIS:
- Data akun dan identitas — nama, nomor telepon/WhatsApp, alamat email, kata sandi (disimpan dalam bentuk hash, tidak pernah dalam teks asli), foto profil, peran, dan sekolah tempat akun dipakai. Bila Anda memilih masuk dengan Google, kami menerima nama, email, dan foto profil dari akun Google Anda.
- Data kependidikan — data peserta didik, guru, staf, wali, dan kegiatan yang diinput sekolah: NISN/NIK bila sekolah mengisinya, kelas, jadwal, presensi, nilai, rapor, dan capaian belajar.
- Data keuangan sekolah — tagihan, pembayaran, tabungan, dan transaksi layanan yang dicatat sekolah. ASIS tidak menyimpan nomor kartu atau kredensial pembayaran Anda.
- Konten yang Anda unggah — dokumen, tugas, lampiran, foto kegiatan, serta pesan pada fitur komunikasi dan forum.
- Data sensitif tertentu — catatan kesehatan pada modul UKS dan catatan layanan bimbingan konseling hanya ada bila sekolah mengaktifkan modul tersebut. Data ini dibatasi hanya untuk petugas yang ditunjuk sekolah dan tidak ditampilkan kepada peran lain.
- Data teknis dan aktivitas — alamat IP, jenis perangkat dan versi aplikasi, waktu akses, serta jejak audit aktivitas penting untuk keamanan dan pemeriksaan.
- Token notifikasi perangkat — pengenal perangkat dari layanan push agar pemberitahuan sampai ke ponsel yang benar.
ASIS tidak mengumpulkan data untuk iklan, tidak membuat profil perilaku pengguna untuk pihak ketiga, dan tidak memakai data murid untuk tujuan komersial.
3. Izin perangkat pada aplikasi
Aplikasi hanya meminta izin saat fitur yang membutuhkannya dipakai, dan Anda dapat menolak atau mencabutnya lewat pengaturan sistem tanpa kehilangan akses ke fitur lain.
- Kamera — memindai kode QR dan mengambil foto untuk profil, tugas, atau dokumentasi kegiatan.
- Galeri dan berkas — memilih atau menyimpan lampiran, dokumen, dan bukti pembayaran.
- Notifikasi — mengirim pengumuman sekolah, pengingat tugas, dan informasi tagihan.
- Lokasi — hanya bila sekolah mengaktifkan presensi berbasis lokasi dan Anda memberi izin. Lokasi dipakai pada saat presensi dilakukan, bukan dilacak terus-menerus di latar belakang.
Aplikasi tidak membaca daftar kontak, SMS, riwayat panggilan, atau berkas di luar yang Anda pilih sendiri.
4. Cara penggunaan
Data digunakan untuk menampilkan informasi pada layanan yang relevan, memverifikasi identitas dan hak akses, menyusun laporan sekolah, mengirim notifikasi yang Anda pilih, menjaga keamanan sistem, dan membantu sekolah menjalankan proses kerja sehari-hari. Data tidak dipakai untuk tujuan lain tanpa dasar yang jelas atau persetujuan Anda.
5. Pembagian akses
Akses data disesuaikan dengan peran. Kepala sekolah, guru, tata usaha, murid, orang tua, dan Dinas melihat bagian yang memang menjadi kewenangannya. Orang tua hanya melihat data anak yang hubungannya sudah diverifikasi sekolah.
6. Pihak ketiga dan pemroses data
ASIS tidak menjual data pengguna dan tidak membagikannya untuk iklan. Data hanya dibagikan kepada penyedia layanan yang diperlukan agar fitur berjalan, sebatas data yang dibutuhkan fitur tersebut:
- Layanan push notification (Firebase Cloud Messaging, Google) — mengirim pemberitahuan ke perangkat; menerima token perangkat dan isi pemberitahuan.
- Gateway WhatsApp dan SMS — mengirim kode verifikasi serta pemberitahuan penting; menerima nomor telepon dan isi pesan.
- Google Sign-In — hanya bila Anda memilih masuk dengan akun Google.
- Layanan referensi data pendidikan dan wilayah — memeriksa NPSN/NISN serta daftar wilayah saat pendaftaran sekolah.
- Penyedia pembayaran — hanya bila sekolah mengaktifkan pembayaran daring; transaksi diproses oleh penyedia yang dipilih sekolah.
- Penyedia infrastruktur (hosting dan penyimpanan) — tempat layanan ASIS dijalankan.
Data juga dapat diungkapkan bila diwajibkan oleh hukum atau permintaan resmi otoritas yang berwenang. Perangkat, domain, atau alat tambahan lain hanya digunakan jika sekolah memang memilihnya, dan kebutuhan tersebut berada di luar aplikasi gratis ASIS.
7. Keamanan dan penyimpanan
Seluruh komunikasi antara aplikasi, situs, dan server ASIS dienkripsi memakai HTTPS/TLS. Kata sandi disimpan dalam bentuk hash satu arah. Akses internal dibatasi berdasarkan peran, aktivitas penting dicatat pada jejak audit, dan sesi login berakhir otomatis saat kedaluwarsa. Tidak ada sistem yang bebas risiko sepenuhnya; bila terjadi insiden yang berdampak pada data pribadi, kami memberi tahu sekolah dan pengguna terdampak beserta langkah penanganannya.
8. Berapa lama data disimpan (retensi)
ASIS menyimpan data hanya selama data itu masih diperlukan untuk menjalankan layanan atau selama sekolah wajib menyimpannya sebagai dokumen resmi. Periode penyimpanan yang kami terapkan:
- Akun dan data pribadi (nama, nomor telepon, email, foto profil, preferensi notifikasi) — disimpan selama akun masih aktif dan sekolah masih memakai layanan ASIS. Data ini dihapus ketika akun dihapus.
- Kredensial dan sesi login — sesi berakhir otomatis saat kedaluwarsa atau saat pengguna keluar; token perangkat dihapus begitu perangkat dilepas atau akun dihapus.
- Arsip akademik dan keuangan (nilai, rapor, presensi, tagihan, pembayaran) — disimpan sebagai dokumen resmi satuan pendidikan selama sekolah masih membutuhkannya atau selama diwajibkan oleh ketentuan yang berlaku. Sekolah adalah pengendali data atas arsip ini.
- Jejak audit dan catatan aktivitas sistem — disimpan maksimal 24 bulan untuk kebutuhan keamanan dan pemeriksaan, lalu dihapus. Bila akun pemiliknya sudah dihapus, jejak ini disimpan tanpa identitas pribadi.
- Akun sekolah yang berhenti memakai ASIS — data disimpan 90 hari sejak akun sekolah dinonaktifkan agar sekolah masih dapat mengekspor datanya, kemudian dihapus.
- Berkas cadangan (backup) — cadangan dirotasi otomatis; salinan data yang sudah dihapus ikut hilang mengikuti siklus rotasi, paling lama 90 hari setelah penghapusan dieksekusi.
- Permintaan lewat formulir kontak dan penghapusan akun — disimpan maksimal 12 bulan sejak permintaan diselesaikan, sebagai bukti penanganan.
Data yang sudah melewati periode di atas dihapus atau dianonimkan sehingga tidak lagi bisa dikaitkan dengan orang tertentu.
9. Cara meminta penghapusan data
Setiap pengguna berhak meminta akun beserta data pribadinya dihapus. Permintaan dapat diajukan tanpa perlu masuk ke aplikasi, melalui salah satu jalur berikut:
- Formulir penghapusan akun — buka asis.id/penghapusan-akun, isi nama, nomor WhatsApp atau email yang terdaftar, peran akun, dan rincian permintaan.
- Email — kirim permintaan ke dev.puskomedia@gmail.com dengan subjek “Penghapusan Akun”, sertakan nama dan kontak yang terdaftar pada akun.
- Melalui sekolah atau operator — minta admin/operator satuan pendidikan menonaktifkan dan menghapus keanggotaan Anda dari aplikasi.
- Kanal kontak resmi — kirim permintaan lewat halaman kontak dengan memilih kebutuhan “Bantuan Teknis”, atau lewat WhatsApp tim ASIS yang tercantum di halaman penghapusan akun.
Permintaan diverifikasi lebih dulu dalam 7 hari kerja agar tidak bisa diajukan orang lain atas nama Anda. Setelah terverifikasi, akun dan data pribadi dihapus paling lambat 30 hari kerja, dan salinan pada berkas cadangan hilang paling lama 90 hari setelah eksekusi. Penghapusan bersifat permanen dan tidak dapat dipulihkan.
Arsip akademik dan catatan keuangan yang sudah menjadi dokumen resmi sekolah tidak ikut terhapus; permintaan atas arsip tersebut diajukan kepada sekolah sebagai pemilik data. Rincian data yang dihapus dan yang tetap disimpan ada di halaman penghapusan akun. Bila Anda hanya ingin berhenti sementara, akun dapat dinonaktifkan tanpa dihapus sehingga riwayat tetap utuh.
10. Hak Anda atas data
Anda dapat meminta salinan data pribadi yang kami simpan, meminta koreksi data yang salah, meminta pembatasan penggunaan, atau menarik persetujuan atas pemakaian data yang bersifat opsional seperti notifikasi dan izin perangkat. Permintaan diajukan melalui dev.puskomedia@gmail.com atau halaman kontak, dan ditanggapi dalam 7 hari kerja.
11. Data anak dan pengguna di bawah umur
ASIS adalah layanan yang dipakai di lingkungan satuan pendidikan, sehingga sebagian penggunanya adalah anak. Akun murid dibuat dan diverifikasi oleh sekolah, bukan melalui pendaftaran mandiri anak. Data anak hanya dipakai untuk keperluan pendidikan, tidak dipakai untuk iklan atau profil komersial, dan aksesnya dibatasi pada guru, staf berwenang, serta orang tua/wali yang hubungannya sudah diverifikasi. Orang tua atau wali dapat meminta akses, koreksi, atau penghapusan data anaknya melalui sekolah atau melalui kanal pada bagian 9.
12. Perubahan kebijakan
Kebijakan dapat diperbarui ketika alur produk, regulasi, atau fitur layanan berubah. Versi yang dipublikasikan di halaman ini menjadi acuan yang berlaku, dengan tanggal pembaruan tercantum di bagian atas halaman. Perubahan yang berdampak besar akan diberitahukan melalui aplikasi atau kanal resmi ASIS.
13. Hubungi kami
Penerbit aplikasi ASIS: Puskomedia (bersama Pustekno), Indonesia. Pertanyaan tentang kebijakan privasi, permintaan hak atas data, atau permintaan penghapusan data dapat dikirim ke dev.puskomedia@gmail.com, atau melalui asis.id/kontak. Kami menanggapi dalam 7 hari kerja.