← Semua peran

BENGKEL & RUANG PRAKTIK

Praktik dimulai saat ruang, alat, dan keselamatan benar-benar siap.

ASIS membantu pengelola bengkel, teknisi, dan toolman menyiapkan workshop, studio, dapur praktik, serta ruang kejuruan dari jadwal hingga penutupan sesi.

Ruang & bayKapasitas dan pembagian kerjaTool cribAlat keluar dan kembaliK3APD, checklist, dan insiden
BG
WORKSHOP CONTROLKesiapan sesi praktik
Hari ini
SESI BERIKUTNYADasar Sistem KendaraanXI TKRO A · 08.30
KESIAPAN92%1 perhatian terbuka
Bay kerja6 dari 6 siapSiap
Mesin & alatDaftar kebutuhan terpenuhiSiap
APD praktikanPerlu melengkapi 2 unitPeriksa
Bahan & suku cadangSudah dialokasikanSiap

BUKAN LABORATORIUM YANG DIGANTI NAMA

Ruang praktik memiliki ritme operasional sendiri.

Laboran dan pengelola bengkel dapat memakai fondasi inventaris yang sama, tetapi bengkel membutuhkan pembagian zona kerja, kesiapan mesin, tool crib, work order, dan kontrol keselamatan per sesi.

BGCAKUPAN PERAN

Satu ruang kerja untuk banyak bentuk praktik.

Nama lokal boleh berbeda. ASIS menampung bengkel, workshop, studio, dapur praktik, teaching factory, dan ruang kejuruan tanpa memaksakan satu istilah.

TeknisiToolmanKepala bengkelPengelola ruang
OT

Otomotif

Bay kendaraan, lift, kompresor, alat ukur, special service tools, bahan, dan suku cadang.

MN

Manufaktur

Mesin, area kerja, tooling, material, jadwal penggunaan, kondisi, dan perawatan.

EL

Kelistrikan

Trainer, panel, alat ukur, sumber daya, pengamanan, dan pemeriksaan sebelum praktik.

ST

Studio

Perangkat produksi, area rekam, perangkat lunak, aksesori, penyimpanan, dan jadwal.

DP

Dapur praktik

Stasiun kerja, peralatan, bahan, sanitasi, suhu penyimpanan, dan penggunaan sesi.

01

Profil ruang praktik

Jenis, kapasitas, zona, bay, fungsi, penanggung jawab, jam operasional, dan aturan penggunaan.

02

Mesin & peralatan

Identitas, lokasi, kondisi, spesifikasi, masa pakai, kalibrasi, dan riwayat perawatan.

03

Tool crib

Set alat, rak, peminjaman, penerima, kondisi keluar, waktu kembali, dan selisih.

04

Bahan & suku cadang

Stok, satuan, lokasi, alokasi sesi, pemakaian, sisa, stok minimum, dan permintaan.

05

Jadwal praktik

Rombel, guru produktif, kompetensi, ruang, bay, alat, durasi, dan benturan penggunaan.

06

Checklist kesiapan

Area, mesin, alat, bahan, APD, utilitas, kebersihan, dan perhatian sebelum dibuka.

07

Work order

Keluhan, prioritas, diagnosis, teknisi, tindakan, kebutuhan komponen, biaya, dan hasil.

08

K3 & insiden

SOP, APD, briefing, temuan, insiden, tindakan awal, saksi, tindak lanjut, dan evaluasi.

RUANG, ZONA & BAY KERJA

Pengelola melihat tempat praktik sebagai peta kerja.

Pembagian area membantu sekolah atau madrasah menghindari penumpukan praktikan, benturan mesin, dan penggunaan ruang yang tidak sesuai kapasitas.

DENAH OPERASIONAL

Workshop Otomotif

Sesi pagi · XI TKRO A
01Bay AKelompok 1 · siap
02Bay BKelompok 2 · siap
03Bay CPeriksa APD
04Bay DKelompok 4 · siap
TCTool crib6 set telah disiapkan
K3Safety stationAPAR dan P3K tersedia

SEBELUM ROMBEL MASUK

Satu sesi praktik memiliki banyak ketergantungan.

ASIS mengubah kebutuhan dari agenda pembelajaran menjadi daftar kesiapan yang dapat dibagi antara guru produktif, teknisi, toolman, dan pengelola ruang.

MANIFEST SESI

Pemeliharaan Sistem Rem

XI TKRO A · 08.30-11.30
Guru produktifPenanggung jawab pembelajaranPengelolaTeknisi & toolman bertugasLokasiBay A-D
AL
Alat dan set kerjaSet alat per kelompok · alat ukur · tray komponen
Lengkap
BH
Bahan dan komponenCairan, bahan pembersih, dan komponen latihan
Dialokasikan
AP
APD praktikanKacamata, sarung tangan, dan pelindung kerja
Periksa 2
UT
Utilitas dan areaPenerangan, ventilasi, lantai, dan jalur evakuasi
Siap

ALUR SATU SESI PRAKTIK

Dari persiapan sampai ruang siap dipakai kembali.

Setiap tahap menyimpan waktu, petugas, kondisi, dan tindakan agar sesi berikutnya tidak mewarisi masalah tanpa catatan.

01RP

Rencanakan

Terima jadwal, kompetensi, rombel, guru, kebutuhan area, alat, bahan, dan APD.

02SP

Siapkan

Periksa mesin, susun tool set, alokasikan bahan, dan jalankan checklist K3.

03SR

Serahkan

Catat penerima alat, kondisi awal, pembagian bay, serta briefing penggunaan.

04PT

Pantau

Rekam pemakaian, perpindahan alat, bahan, anomali, kerusakan, atau insiden.

05TP

Tutup

Cocokkan alat, perbarui stok, bersihkan area, buat work order, dan terbitkan laporan.

KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

K3 hadir sebagai kebiasaan operasional.

SOP tidak berhenti sebagai berkas. Persyaratan keselamatan muncul pada jenis ruang, sesi, mesin, pekerjaan, dan praktikan yang tepat.

K3CHECKLIST PRA-SESI

Yang harus benar sebelum pekerjaan dimulai.

Area & jalurBersih, tidak terhalang, dan memiliki batas kerja.Mesin & utilitasPelindung, kabel, tekanan, ventilasi, dan penghentian darurat.APDJenis, jumlah, kondisi, ukuran, dan kecocokan aktivitas.ResponsAPAR, P3K, kontak darurat, serta petugas yang mengetahui prosedur.
SP

SOP per pekerjaan

Instruksi dan larangan dapat ditautkan ke mesin, kompetensi, serta sesi praktik.

TM

Temuan keselamatan

Foto, lokasi, tingkat risiko, pembatasan area, pemilik tindakan, dan tenggat.

IN

Insiden & near miss

Catat kejadian, tindakan awal, saksi, dampak, rujukan, dan evaluasi pencegahan.

EV

Evaluasi berulang

Pola insiden dan temuan menjadi bahan briefing, perbaikan SOP, serta pengadaan.

WORK ORDER & PEMELIHARAAN

Kerusakan tidak berakhir pada pesan di grup.

Keluhan bergerak menjadi pemeriksaan, prioritas, penugasan, penggunaan komponen, biaya, hasil tindakan, dan keputusan apakah alat kembali aman digunakan.

ANTREAN WORK ORDER

Status pekerjaan bengkel

Periode berjalan
01
PRIORITAS TINGGIKompresor tidak mencapai tekanan kerja

Area utilitas · teknisi telah menerima tugas

Dikerjakan
02
PERAWATAN BERKALAKalibrasi alat ukur

Tool crib · jadwal layanan telah ditetapkan

Terjadwal
03
TEMUAN SESIKabel perangkat perlu diganti

Bay C · ruang dibatasi sampai pemeriksaan

Tinjau

KERJA LINTAS PERAN

Pengelola menjaga kesiapan. Guru menjaga tujuan belajar.

KP

Kepala Program Keahlian

Menetapkan prioritas kompetensi, kapasitas program, standar fasilitas, dan evaluasi kebutuhan.

ARAH PROGRAM
GP

Guru Produktif

Mengirim kebutuhan sesi, membimbing praktik, dan mencatat konteks penggunaan alat serta bahan.

PEMBELAJARAN
SR

Waka Sarpras

Menyelaraskan inventaris, pemeliharaan, pengadaan, ruang, dan siklus aset lembaga.

FASILITAS
TK

Teknisi & Toolman

Menyiapkan, menyerahkan, menerima, memeriksa, merawat, dan memperbarui catatan operasional.

OPERASIONAL
BD

Bendahara

Meninjau biaya perawatan, bahan, suku cadang, pengadaan, serta bukti transaksi.

KEUANGAN
MR

Murid & Praktikan

Menerima alat sesuai sesi, mengikuti SOP, melaporkan kondisi, dan mengembalikan perlengkapan.

PENGGUNA

BATAS KEWENANGAN

Cukup luas untuk menjaga bengkel. Tetap jelas saat keputusan meluas.

Pengelola bengkel mengatur pekerjaan operasional dalam ruang yang ditugaskan. Anggaran, pengadaan, penghapusan aset, perubahan jadwal akademik, dan penanganan kesehatan tetap melibatkan peran berwenang.

KELOLA
Ruang, bay, mesin, alat, bahan, peminjaman, kesiapan, dan work order

Dalam unit serta ruang praktik yang ditugaskan.

BATASI
Penggunaan ruang atau alat yang belum aman

Disertai alasan, temuan, dan tindak lanjut yang dapat ditinjau.

BERSAMA
Jadwal, anggaran, pengadaan, dan penggantian aset

Dikoordinasikan dengan program keahlian, sarpras, bendahara, dan pimpinan.

!
TIDAK
Membuka nilai, BK, kesehatan lengkap, atau keuangan lain

Akses dibatasi pada informasi yang diperlukan untuk praktik dan keselamatan.

×

OBJEK & STRUKTUR DATA

01 · Fondasi fitur

Bengkel dan workshop mempunyai struktur yang berbeda dari laboratorium biasa.

Zona kerja, mesin, perkakas, alat ukur, APD, bahan, suku cadang, kendaraan praktik, dan titik bahaya dipetakan sesuai kompetensi.

01 01

Zona dan bay

Kelola fungsi, kapasitas, alur orang, ventilasi, daya, titik darurat, dan penanggung jawab tiap area.

Data kerja
02 02

Mesin dan alat

Simpan identitas, spesifikasi, manual, kondisi, kalibrasi, pemeliharaan, dan otorisasi pemakai.

Data kerja
03 03

Tool crib

Kelola set perkakas, isi set, peminjaman, pemeriksaan kelengkapan, dan kondisi kembali.

Data kerja
04 04

Bahan dan suku cadang

Catat satuan, stok minimum, batch, lokasi, kompatibilitas, bahaya, serta pemakaian per job.

Data kerja

STATUS & ALUR KERJA

02 · Mesin proses

Sesi dimulai setelah ruang, alat, bahan, dan keselamatan siap.

Jadwal akademik menjadi reservasi kerja yang memuat kelompok, job sheet, kebutuhan, teknisi pendamping, dan serah terima.

01 01

Rencana job

Pilih kompetensi, pekerjaan, langkah, waktu, alat, bahan, APD, risiko, dan hasil yang harus dibuktikan.

Alur resmi
02 02

Kitting

Siapkan set alat serta bahan per kelompok dan tandai kekurangan sebelum sesi.

Alur resmi
03 03

Briefing dan check-in

Verifikasi peserta, otorisasi, kondisi area, APD, serta pemahaman keselamatan.

Alur resmi
04 04

Penutupan

Periksa hasil, kebersihan, kelengkapan, sisa bahan, kerusakan, dan bukti pengembalian.

Alur resmi

PENGECUALIAN & ESKALASI

03 · Kasus khusus

Pekerjaan berisiko mempunyai izin, isolasi, dan respons insiden.

ASIS menjaga daftar bahaya, inspeksi, kompetensi, APD, izin kerja, lockout, kejadian, pertolongan, dan tindak lanjut.

01 01

Inspeksi praoperasi

Gunakan daftar per mesin dan hentikan pemakaian saat item kritis tidak lolos.

Kasus khusus
02 02

Izin kerja khusus

Kelola pekerjaan panas, listrik, ketinggian, tekanan, bahan kimia, atau uji jalan dengan persetujuan.

Kasus khusus
03 03

Insiden dan nyaris celaka

Catat kronologi, area, pihak, tindakan awal, bukti, akar masalah, dan perbaikan.

Kasus khusus
04 04

Isolasi alat

Tandai mesin dilarang pakai, pasang penanggung jawab, syarat pelepasan, serta jejak uji.

Kasus khusus

OPERASI HARIAN

04 · Meja kerja

Pemeliharaan mesin berjalan seperti pekerjaan teknis yang terencana.

Gangguan, diagnosis, tenaga, suku cadang, vendor, waktu henti, biaya, pengujian, dan riwayat alat tersimpan dalam work order.

01 01

Preventif

Buat pekerjaan berdasarkan waktu, jam operasi, siklus, kilometer, atau hasil inspeksi.

Operasional
02 02

Korektif

Terima keluhan, diagnosis penyebab, tentukan prioritas, dan pesan kebutuhan perbaikan.

Operasional
03 03

Kalibrasi

Jadwalkan alat ukur, simpan hasil, ketidakpastian, sertifikat, dan masa berlaku.

Operasional
04 04

Kembali beroperasi

Lakukan uji fungsi, verifikasi pengaman, persetujuan, dan pembaruan status alat.

Operasional

RUANG PRAKTIK YANG SIAP DIJALANKAN

Jadwal bertemu kesiapan. Praktik berlangsung dengan kendali.

Hubungkan ruang, alat, bahan, teknisi, toolman, guru produktif, K3, dan pemeliharaan dalam satu alur operasional.

Daftar lembaga gratis Jelajahi semua peran