Guru Mata Pelajaran
- Input nilai formatif dan sumatif harian.
- Tentukan Capaian Pembelajaran (CP) dan TP.
- Beri nilai projek kokurikuler.
- Input nilai ekstrakurikuler (bagi pembina).
Kelola nilai, deskripsi capaian, rekap presensi, dan rapor sesuai konteks satuan pendidikan. ASIS Edu mendukung Kurikulum Merdeka, K13, Kurikulum Berbasis Cinta untuk madrasah, serta konteks Sekolah Alam dalam satu ekosistem akademik.
| Nama Murid | PAI | MTK | B.IND |
|---|---|---|---|
| Ahmad Faisal | 88 | 75 | 92 |
| Bunga Kirana | 95 | 89 | 90 |
| Candra Wijaya | 78 | 82 | 79 |
Operator menetapkan kurikulum yang berlaku untuk satuan pendidikan, jenjang, atau rombel. Guru kemudian melihat komponen penilaian yang relevan dengan konteks tersebut.
Fitur akademik ASIS mendistribusikan beban kerja secara cerdas ke seluruh pendidik, memastikan rapor terbentuk secara kolaboratif dan aman dari perubahan yang tidak sah.
Sekolah, madrasah, dan Sekolah Alam dapat memilih konteks kurikulum per jenjang atau rombel. Struktur nilai, deskripsi, asesmen, dan keluaran rapor mengikuti kebutuhan yang dipilih operator.
Catat capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, formatif, sumatif, projek, dan deskripsi perkembangan peserta didik.
Gunakan struktur penilaian pengetahuan, keterampilan, sikap, KKM, dan predikat sesuai format K13.
Madrasah dapat menambahkan narasi pembiasaan, akhlak, kepedulian, dan perkembangan karakter ke dalam laporan belajar.
Rapor dapat memberi ruang bagi pembelajaran berbasis projek, observasi di lingkungan, portofolio karya, dan narasi perkembangan anak.
Bukan hanya tempat memasukkan angka. ASIS membantu sekolah mengatur urutan kerja, pembagian peran, pemeriksaan kelengkapan, dan keputusan final sebelum rapor dibagikan.
Guru mengisi komponen sesuai kurikulum aktif. Wali kelas dan tim kurikulum melihat status per mapel, rombel, dan semester sebelum rapor difinalisasi.
Setelah ditinjau, sekolah dapat memfinalisasi nilai untuk menjaga konsistensi rapor. Riwayat kenaikan kelas, mutasi, dan kelulusan tetap tersimpan sebagai rekam akademik.
Tim kurikulum dapat membuka dan menutup periode pengisian sesuai kalender sekolah, sehingga perubahan nilai tidak terjadi tanpa kendali menjelang pembagian rapor.
Leger memberi ruang untuk meninjau hasil satu kelas, mendeteksi data yang janggal, dan melengkapi catatan sebelum sekolah mengambil keputusan final.
Setelah ditinjau, sekolah memfinalisasi rapor agar keluaran konsisten. Riwayat kenaikan kelas, mutasi, dan kelulusan tetap tersimpan sebagai rekam akademik.
Setelah rapor diterbitkan, sekolah dapat menyiapkan keluaran untuk dibagikan kepada murid dan wali sesuai alur layanan yang digunakan sekolah.
Kepala sekolah dan kurikulum memiliki panel rekapitulasi waktu-nyata untuk memantau seberapa jauh pengisian nilai oleh guru. Tidak ada lagi kelupaan input nilai jelang hari pembagian rapor.
Wali murid dapat melihat ringkasan akademik anak, riwayat nilai, daftar rapor per semester, serta detail rapor dari aplikasi. Informasi yang ditampilkan mengikuti data dan akses yang dibuka oleh sekolah.
Nilai tugas, ulangan harian, formatif, dan sumatif dapat diinput dari mobile. Penyusunan serta finalisasi rapor yang lebih kompleks tetap dilakukan melalui dashboard web.
Mulai dari konfigurasi kurikulum, komponen nilai, sampai proses finalisasi dalam satu ruang kerja akademik.