FONDASI DATA & AKSES LEMBAGA
Data induk dikelola sekali. Seluruh ruang kerja ikut siap.
Admin dan Operator menyiapkan konteks sekolah atau madrasah: profil lembaga, unit, periode akademik, murid, wali, PTK, akun, modul, serta hak akses. Ketika fondasinya benar, guru dan pengelola lain tidak perlu mengulang data yang sama.
KEMAMPUAN INTI
Fondasi yang dipakai setiap modul dan setiap peran.
Admin dan Operator tidak sekadar memasukkan nama. Mereka menjaga hubungan data agar jadwal, tagihan, rapor, presensi, surat, perpustakaan, dan portal keluarga membaca identitas yang sama.
Profil lembaga
Identitas sekolah/madrasah, alamat, kontak, kepala lembaga, logo, dan informasi resmi.
Unit & ruang
Jenjang, program, gedung, ruangan, kapasitas, dan konteks operasional tiap unit.
Periode akademik
Tahun ajaran, semester, status aktif, kalender, dan data yang berlaku pada periodenya.
Murid & wali
Data induk, hubungan keluarga, status, penempatan rombel, dan riwayat pendidikan.
PTK
Guru, tenaga kependidikan, identitas, unit, jabatan, penugasan, dan akun terkait.
Akun & membership
Undangan, aktivasi, hubungan pengguna dengan lembaga, serta peran yang berlaku.
Modul & menu
Aktifkan ruang kerja sesuai kebutuhan lembaga tanpa memenuhi layar dengan menu yang tidak dipakai.
Impor, ekspor & audit
Memindahkan data, membaca kesalahan, mengekspor hasil, dan menelusuri aktivitas penting.
MENYIAPKAN LEMBAGA
Mulai dari konteks yang benar. Bukan dari menu yang paling ramai.
Urutan onboarding membantu operator membangun ketergantungan data secara aman. Tahap berikutnya memakai hasil tahap sebelumnya sehingga relasi tidak dibuat secara acak.
Lengkapi profil lembaga
Nama, jenis, jenjang, alamat, kontak, pimpinan, dan informasi kelembagaan.
Bentuk unit dan ruang
Pisahkan konteks jenjang, program, gedung, ruang kelas, laboratorium, atau asrama.
Aktifkan tahun ajaran
Tentukan semester dan periode aktif yang menjadi konteks data berjalan.
Masukkan murid, wali, dan PTK
Impor atau tambahkan data, lalu periksa identitas dan hubungan yang terbentuk.
Siapkan rombel, akun, dan modul
Tempatkan murid, hubungkan pengguna, atur peran, dan buka ruang kerja yang diperlukan.
DAPODIK, EMIS & EXCEL
Impor mempercepat perpindahan. Validasi menjaga hasilnya.
ASIS menerima data murid dan PTK dari format Dapodik, EMIS Kemenag, atau berkas Excel. Proses impor tetap memeriksa konteks unit, tahun ajaran, rombel, identitas, hubungan wali, dan kemungkinan duplikasi.
Pemeriksaan sebelum diterapkan
NISN, NIS, nama, dan informasi dasar dipetakan.
Data masuk ke unit lembaga yang dipilih.
Baris tetap dipisahkan; murid tidak ditempatkan ke kelas yang salah.
Kemungkinan duplikat ditampilkan untuk ditinjau.
Tidak menebak konteks
Unit, tahun ajaran, dan rombel harus cocok sebelum relasi dibentuk.
Tidak menyembunyikan kesalahan
Baris bermasalah disertai alasan agar operator tahu apa yang perlu diperbaiki.
Mencegah duplikasi
Identitas kanonik dan hubungan yang sudah ada diperiksa sebelum data baru dibuat.
Tetap dapat dilanjutkan
Data valid dapat diproses, sementara data yang belum cocok masuk daftar perhatian.
KONTEKS AKADEMIK
Nama boleh berulang. Periodenya tidak boleh tertukar.
Rombel, jadwal, penempatan murid, penugasan guru, nilai, dan laporan terikat pada tahun ajaran atau semester yang tepat. Riwayat lama tetap tersimpan ketika periode baru diaktifkan.
Periode induk
Menjadi pemisah utama data akademik antartahun.
Periode berjalan
Menentukan konteks pelaksanaan dan pelaporan.
Kelompok belajar
Nama kelas berlaku dalam tahun ajaran tertentu.
Guru & murid
Hubungan aktif mengikuti rombel dan semester.
Tetap terbaca
Data periode lalu tidak tertimpa periode baru.
Sebelum mengganti status aktif.
AKUN, MEMBERSHIP & PERAN
Satu orang dapat terhubung. Aksesnya tetap mengikuti tugas.
Akun pengguna tidak berdiri sendiri. ASIS menghubungkannya dengan sekolah/madrasah, status membership, dan peran yang menentukan menu serta tindakan yang tersedia.
Rina Nuraini
SMA Nusantara · aktif
Rombel XI-2 · semester aktif
Hubungkan pengguna yang tepat tanpa membuat identitas berulang.
Akun hanya bekerja dalam sekolah atau madrasah yang memang menugaskannya.
Guru, wali kelas, bendahara, TU, pustakawan, dan peran lain memperoleh ruang berbeda.
Menu mengikuti modul lembaga dan permission peran, bukan pilihan pengguna sendiri.
KUALITAS DATA & AUDIT
Masalah diketahui sebelum menyebar ke banyak layanan.
Operator memperoleh daftar perhatian untuk hubungan data yang belum lengkap, konflik periode, identitas ganda, dan aktivitas penting. Perbaikan dilakukan pada sumbernya agar seluruh modul membaca hasil yang sama.
Daftar perhatian operator
Periksa penempatan pada tahun ajaran berjalan.
Identitas pegawai ada, tetapi akses pengguna belum terbentuk.
Konfigurasi harus berada pada tahun ajaran induknya.
Kesalahan dan nomor baris tersedia untuk diperbaiki.
FONDASI UNTUK SEMUA PERAN
Operator menyiapkan konteks. Pemilik proses mengisi pekerjaannya.
Data induk yang benar mengurangi pencatatan ulang, tetapi tidak menjadikan operator sebagai pengelola semua modul.
Kepala Sekolah/Madrasah
Membaca kondisi lembaga dari data lintas bidang yang sudah terhubung.
MODE PANTAUWaka Kurikulum
Memakai periode, unit, guru, murid, rombel, dan mapel untuk mengatur akademik.
AKADEMIKGuru & Wali Kelas
Bekerja dari penugasan, rombel, dan akun yang telah dikaitkan.
PEMBELAJARANBendahara & TU
Memakai identitas yang sama untuk tagihan, pembayaran, surat, SK, dan arsip.
OPERASIONALWali Murid
Melihat anak yang benar setelah hubungan keluarga dan akun tervalidasi.
KELUARGAPengelola Fungsional
Pustakawan, UKS, BK, laboran, dan petugas lain memperoleh akses per domain.
LAYANANBATAS KERJA OPERATOR
Akses luas untuk menyiapkan sistem. Bukan kuasa untuk menggantikan semua orang.
Operator mengelola fondasi dan konfigurasi sesuai mandat lembaga. Nilai, konseling, keputusan keuangan, layanan kesehatan, dan pekerjaan substantif lain tetap menjadi kewenangan pemilik proses.
Fondasi yang diperlukan seluruh ruang kerja.
Mendampingi pemilik data tanpa mengubah substansi pekerjaannya.
Catatan pembelajaran tetap berasal dari pendidik.
Akses sensitif tetap mengikuti permission dan kebutuhan layanan.
OBJEK & STRUKTUR DATA
01 · Fondasi fiturSatu identitas, banyak hubungan, riwayat tetap utuh.
Data orang, lembaga, unit, periode, rombel, peran, dan layanan terhubung tanpa membuat salinan identitas.
Identitas tunggal
Kelola identitas dasar, nomor resmi, kontak, alamat, dan penanda verifikasi dengan deteksi duplikasi.
Riwayat keanggotaan
Catat masuk, mutasi, kelas, unit, status aktif, lulus, keluar, dan alumni menurut tanggal efektif.
Relasi keluarga
Hubungkan murid dengan wali, penanggung biaya, penjemput, dan penerima informasi sesuai kewenangan.
Penugasan pegawai
Pasangkan jabatan, unit, mata pelajaran, rombel, dan masa tugas tanpa menimpa riwayat.
STATUS & ALUR KERJA
02 · Mesin prosesImpor massal tidak menjadi pintu masuk kerusakan data.
Unggahan melewati pemetaan kolom, validasi, pratinjau, penanganan konflik, dan ringkasan hasil.
Pemetaan kolom
Cocokkan struktur berkas dengan atribut ASIS dan simpan templat tiap sumber.
Validasi baris
Tandai format salah, referensi hilang, duplikasi, tanggal tidak wajar, dan data wajib.
Simulasi dampak
Perlihatkan data baru, berubah, diabaikan, serta modul terdampak sebelum diproses.
Penerapan bertahap
Proses baris valid dan karantina baris bermasalah bersama laporan koreksinya.
PRIVASI & JEJAK AUDIT
03 · Perlindungan dataHak akses mengikuti pekerjaan nyata sampai ke lingkup datanya.
Peran, unit, jenjang, rombel, periode, modul, dan jenis tindakan membentuk izin yang dapat diaudit.
Matriks tindakan
Pisahkan lihat, tambah, ubah, hapus logis, setujui, ekspor, dan kelola akses.
Lingkup data
Batasi pengguna pada lembaga, unit, rombel, periode, atau kasus yang ditugaskan.
Akses sementara
Kelola pengganti tugas dan dukungan teknis dengan alasan serta masa berlaku.
Audit kritis
Catat pembukaan data sensitif, ekspor, perubahan, persetujuan, dan pemberian akses.
HUBUNGAN ANTARMODUL
04 · Aliran dataPertukaran data mempunyai kontrak, status, dan rekonsiliasi.
Aliran data dapat dipantau, diulang secara aman, dan dijelaskan ketika dua sistem memberi hasil berbeda.
Pemetaan referensi
Hubungkan kode unit, pelajaran, wilayah, status, dan identitas antara dua sistem.
Antrean sinkronisasi
Setiap kiriman memiliki status menunggu, diproses, berhasil, gagal, atau ditinjau.
Rekonsiliasi
Bandingkan sumber, waktu pembaruan, perbedaan nilai, dan aturan data yang berlaku.
API dan peristiwa
Sediakan endpoint serta notifikasi kejadian dengan autentikasi, batas akses, dan versi.
FONDASI YANG TERTATA
Sekali disiapkan dengan benar. Dipakai bersama setiap hari.
Bangun sumber data lembaga yang konsisten untuk akademik, operasional, layanan murid, dan portal keluarga.