Modul Ajar
ATP, KOSP, bahan ajar, dan perangkat mengajar yang bisa disesuaikan.
TersediaASIS bukan hanya sistem data murid, presensi, atau tagihan sekolah. ASIS juga menjadi ruang pengetahuan tempat guru, murid, dan sekolah membangun mutu belajar bersama.
Sekolah setiap hari menghasilkan bahan ajar, soal, pengalaman mengajar, riset, karya murid, dan bacaan penting. Pustaka ASIS memastikan semuanya tersimpan, mudah ditemukan kembali, bisa disesuaikan, dan dapat dibagikan secara bertanggung jawab.
ATP, KOSP, bahan ajar, dan perangkat mengajar yang bisa disesuaikan.
TersediaSoal terstruktur, analisis butir, pembahasan, dan paket ujian online.
TersediaKatalog, sirkulasi, riwayat baca, dan koleksi digital sekolah.
TersediaPTK, praktik baik, riset ASIS, artikel edukasi, portofolio, dan prestasi.
TersediaASIS menempatkan pengetahuan sekolah sebagai aset hidup. Bukan arsip pasif, bukan folder pribadi yang hilang saat laptop rusak, dan bukan dokumen yang hanya dibuat untuk formalitas.
Guru tidak perlu menyusun dari nol setiap tahun. Ambil dari pustaka, sesuaikan dengan kelas sendiri, lalu bagikan kembali bila mau. Identitas sekolah, mata pelajaran, dan capaian pembelajaran terisi dari data ASIS; guru fokus pada bagian yang memang perlu dipikirkan.
Bank soal ASIS menampung berbagai bentuk soal, termasuk soal berstimulus ala AKM, lengkap dengan pembahasan dan analisis butir. Soal yang baik bisa dipakai lagi, dibagikan antar guru, dan diperbaiki bersama ketika hasil analisis menunjukkan ada yang membingungkan.
Katalog buku sekolah dapat ditelusuri, peminjaman tercatat rapi, dan koleksi digital seperti modul, e-book, serta bahan bacaan sekolah dapat dibuka murid dari rumah. Perpustakaan kecil pun punya rak pengetahuan yang tidak dibatasi ruang.
Penelitian Tindakan Kelas, praktik baik, karya inovatif, dan jurnal sekolah punya tempat untuk ditulis, disimpan, dan dibaca guru lain. Yang dulu hanya menjadi syarat administratif dapat berubah menjadi rujukan yang benar-benar dipakai.
Riset dari Pustekno, Puskomedia, tim pengembang ASIS, relawan edukasi, mitra sekolah, atau penulis pendidikan dapat diterbitkan sebagai artikel, laporan temuan, panduan, dan bahan refleksi. Pustaka menjadi tempat untuk menuangkan hal-hal baru yang ditemukan dari lapangan, bukan hanya dokumentasi fitur.
Karya ilmiah remaja, proyek kokurikuler, portofolio, prestasi, dan produk pembelajaran tersimpan sebagai jejak perkembangan yang bisa ditunjukkan ke guru, orang tua, sekolah berikutnya, bahkan terhubung ke CV alumni.
Pustaka ASIS membuat sekolah bergerak dari administrasi menuju ekosistem belajar yang cerdas. Sistem tidak hanya mencatat kejadian, tetapi membantu bahan ajar, soal, karya, dan pengalaman baik terus hidup.
Ketika satu guru membagikan modul yang baik, guru lain bisa menyesuaikannya. Ketika pengembang ASIS menemukan pola dari lapangan, temuan itu bisa ditulis dan dipelajari banyak sekolah. Semakin banyak yang berbagi, semakin ringan pekerjaan pendidikan Indonesia.
Presensi, tagihan, rapor, ujian, perpustakaan, dan portofolio tetap penting. Tetapi pendidikan naik kelas ketika semua itu terhubung dengan bahan ajar, bank soal, riset guru, artikel edukasi, temuan pengembang, dan karya murid yang dapat dipelajari kembali.
Perangkat mengajar lebih cepat disiapkan tanpa menghapus ruang kreativitas guru.
Analisis butir membantu guru memperbaiki soal dan membaca kelemahan topik.
Katalog dan koleksi digital membuat akses ilmu lebih panjang dari jam sekolah.
Riset dan artikel edukasi dari pengembang, sekolah, dan kontributor tidak hilang sebagai catatan internal.
Pustaka ASIS menjaga agar hasil kerja guru, murid, pengembang, mitra, dan kontributor pendidikan tidak hilang sebagai file pribadi atau catatan internal. Ia menjadi pengetahuan bersama yang bisa ditemukan, dipelajari, disesuaikan, dan dipakai untuk membuat sekolah bergerak lebih jauh.
Mulai dengan ASIS Gratis →