MANAJEMEN AKADEMIK
Kurikulum tidak berhenti sebagai dokumen. ASIS membantunya berjalan setiap hari.
Waka Kurikulum menata fondasi akademik sekolah atau madrasah, membagi beban mengajar, menyusun jadwal, mengawal pelaksanaan pembelajaran, dan memastikan nilai serta rapor selesai dengan tertib.
PUSAT KENDALI AKADEMIK
Melihat hubungan antara rencana, pelaksanaan, dan hasil.
Waka Kurikulum tidak hanya menyusun jadwal. Peran ini memastikan struktur kurikulum dapat diterjemahkan menjadi rombel, mata pelajaran, penugasan guru, pertemuan belajar, asesmen, dan rapor yang konsisten.
Fondasi kurikulum
Menentukan tahun ajaran, semester, kalender akademik, skema kurikulum, struktur mata pelajaran, dan aturan penilaian lembaga.
Struktur pembelajaran
Menata intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler; tingkat, program, rombel, mata pelajaran, kelompok belajar, jam pelajaran, serta kebutuhan khas lembaga.
Penugasan guru
Memetakan guru pengampu, wali kelas, beban mengajar, ketersediaan waktu, dan kebutuhan pengganti ketika terjadi perubahan.
Jadwal akademik
Menyusun atau menghasilkan jadwal dengan mempertimbangkan rombel, guru, ruang, durasi, hari belajar, dan potensi benturan.
Pelaksanaan belajar
Memantau agenda dan jurnal mengajar, target dibanding realisasi per rombel, hambatan pembelajaran, serta kelas yang memerlukan penyesuaian.
Penilaian & rapor
Mengawal kelengkapan nilai, catatan wali kelas, finalisasi, penerbitan rapor, dan jejak akademik setiap murid.
KEMAMPUAN ASIS
Dari konfigurasi semester sampai rapor diterbitkan.
Setiap kemampuan ditempatkan dalam satu rangkaian kerja agar perubahan pada fondasi akademik dapat ditelusuri dampaknya.
Membentuk kerangka waktu lembaga.
Aktifkan tahun ajaran dan semester, lalu susun kalender yang menghubungkan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler dengan hari efektif, asesmen, pembagian rapor, serta agenda akademik.
- Kalender akademik dan periode aktif
- Hari belajar dan jam pelajaran
- Agenda, asesmen, dan tenggat akademik
Menyesuaikan kerangka akademik sampai ke mata pelajaran.
Kelola Kurikulum Merdeka, K13, kurikulum Sekolah Alam, dan struktur khas lembaga. Pendekatan Pembelajaran Mendalam dicatat terpisah. Pada sekolah, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti memakai capaian yang mengintegrasikan KBC. Pada madrasah, Matematika, Bahasa Indonesia, dan mata pelajaran umum lain tetap mengikuti capaian kurikulum utamanya, sementara nilai Panca Cinta diinsersikan dalam proses pembelajaran lintas mata pelajaran.
- Kurikulum utama per lembaga, program, atau rombel
- Pendekatan Pembelajaran Mendalam sebagai konfigurasi tersendiri
- KBC per mapel di sekolah dan sebagai nilai lintas pembelajaran di madrasah
Memastikan kelas memiliki guru dan beban yang masuk akal.
Hubungkan rombel, mata pelajaran, guru pengampu, wali kelas, dan alokasi jam. Waka Kurikulum dapat meninjau beban mengajar sebelum jadwal disusun.
- Penugasan guru per mapel dan rombel
- Wali kelas dan tim pengajar
- Ringkasan alokasi serta beban mengajar
Menyusun jadwal dengan batasan yang dapat diperiksa.
Gunakan data guru, rombel, ruang, slot waktu, dan alokasi jam untuk menghasilkan rancangan jadwal. Hasilnya tetap dapat ditinjau dan disesuaikan sebelum diterbitkan.
- Pemeriksaan benturan guru, rombel, dan ruang
- Preferensi atau ketidaktersediaan waktu
- Penyesuaian manual dan penerbitan jadwal
Mengetahui pelaksanaan tanpa menunggu rekap akhir bulan.
Pantau jadwal yang berlangsung, presensi guru, jurnal mengajar, materi atau tugas, pergantian pengajar, dan kelas yang belum memiliki catatan pelaksanaan.
- Kehadiran dan keterlambatan guru
- Kelengkapan jurnal per kelas dan mapel
- Tindak lanjut kelas kosong atau guru pengganti
Mengawal ketuntasan sebelum semester ditutup.
Lihat progres pengisian nilai per guru, mata pelajaran, dan rombel; periksa komponen yang belum lengkap; lalu koordinasikan finalisasi dan penerbitan rapor.
- Rekap kelengkapan komponen nilai
- Catatan wali kelas dan ekstrakurikuler
- Finalisasi, penerbitan, dan riwayat rapor
Mengubah data semester menjadi bahan evaluasi.
Bandingkan capaian rombel, mata pelajaran, tren kehadiran, ketuntasan, dan pelaksanaan pembelajaran untuk menentukan pendampingan yang diperlukan.
- Ringkasan capaian dan ketuntasan
- Perbandingan rombel atau periode
- Daftar perhatian untuk rapat akademik
Membawa hasil kerja ke rapat dan arsip resmi.
Siapkan jadwal, pembagian tugas, rekap beban mengajar, progres jurnal, kelengkapan nilai, dan laporan akademik sesuai kebutuhan lembaga.
- Dokumen kerja dan rekap akademik
- Jejak perubahan dan periode
- Ekspor sesuai hak akses
Mengubah rencana tahunan menjadi target yang dapat dipantau.
Hubungkan CP, TP, ATP, Prota, Promes/Prosem, RPP atau Modul Ajar dengan jumlah pertemuan dan alokasi JP. Target disimpan per mata pelajaran dan rombel karena kecepatan belajar setiap kelas dapat berbeda.
- Pemetaan TP ke pekan efektif
- Target pertemuan dan JP per rombel
- Revisi rencana dengan riwayat perubahan
Mencatat apa yang direncanakan dan benar-benar terjadi hari ini.
Jadwal dan Modul Ajar mengisi konteks awal. Guru melengkapi materi, tujuan, pertemuan, jumlah hadir, hambatan, solusi, dan tindak lanjut sehingga jurnal menjadi bukti pelaksanaan, bukan isian terpisah.
- Agenda harian dari jadwal aktif
- Jurnal tertaut modul dan pertemuan
- Catatan hambatan serta tindak lanjut
Melihat rombel mana yang sesuai rencana dan mana yang perlu adaptasi.
Bandingkan target TP, pertemuan, dan JP dengan jurnal pelaksanaan per rombel. Perbedaan tidak otomatis dianggap kegagalan; sistem membantu mencatat penyebab dan keputusan penyesuaiannya.
- Target versus realisasi per rombel
- Proyeksi ketuntasan sampai akhir semester
- Daftar perhatian untuk koordinasi akademik
Mencari jadwal yang mungkin dijalankan, bukan hanya yang terlihat rapi.
Simulasikan kebutuhan ruang teori, laboratorium, bengkel, perangkat, kapasitas, dan ketersediaan guru. ASIS menjaga benturan sebagai batas keras dan membantu menyusun rotasi ketika jumlah rombel melampaui ruang yang tersedia.
- Skenario ruang tetap, berpindah, atau bergilir
- Kebutuhan praktik dan alat per pertemuan
- Simulasi, pemeriksaan, dan penerbitan jadwal
Menyusun draf bahan dari tujuan belajar dan konteks rombel.
Hasilkan bahan ajar dari kurikulum, CP, TP, ATP, perangkat ajar, karakteristik rombel, dan sumber pilihan dari Pustaka ASIS. Guru tetap memeriksa, menyunting, dan menetapkan hasil sebelum digunakan.
- Bahan bacaan, contoh, aktivitas, dan LKPD
- Pengayaan, remedial, serta kerangka presentasi
- Rujukan buku, PDF, dan audio sesuai jenjang
Membangun asesmen dari ingatan sampai penalaran tingkat tinggi.
Hasilkan soal berdasarkan jenjang, kelas, mata pelajaran, topik, kurikulum, kesulitan, dan proses kognitif C1–C6. Guru dapat menelaah butir, pembahasan, kunci, pengecoh, serta komposisi LOTS, penerapan, dan HOTS.
- Soal kontekstual berkarakter PISA
- Validasi struktur, telaah, dan regenerasi per butir
- Siap untuk latihan, kuis, CBT, atau cetak
PERENCANAAN YANG DAPAT DILACAK
Dokumen awal tahun menjadi peta kerja sepanjang semester.
ASIS menghubungkan dokumen tingkat lembaga dengan rencana guru. Format tetap dapat mengikuti kebijakan sekolah, madrasah, dinas, pengawas, atau yayasan; yang disatukan adalah hubungan datanya.
KSP / KOSP
Karakteristik satuan pendidikan, pengorganisasian pembelajaran, pendampingan, dan evaluasi.
CP, TP & ATP
Kompetensi yang dituju, urutan tujuan, prasyarat, serta alokasi waktu pembelajaran.
Prota & Promes
Tujuan pembelajaran dipetakan ke semester, pekan efektif, kalender, dan alokasi JP.
RPP / Modul Ajar
Tujuan, asesmen, langkah belajar, diferensiasi, media, alat, bahan, dan refleksi.
Agenda & Jurnal
Pertemuan yang berlangsung menutup lingkaran antara target, pelaksanaan, dan tindak lanjut.
Matematika · Fase E
TARGET VERSUS REALISASI
Satu mata pelajaran. Perjalanan tiap rombel dapat berbeda.
Perbandingan dilakukan terhadap rencana rombelnya sendiri. Guru tetap dapat memperlambat, memperkuat prasyarat, atau mengubah strategi ketika data kelas menunjukkan kebutuhan yang berbeda.
Bahasa Indonesia · Fase D
VIII B · Bahasa Indonesia
Modul ajar: Menelaah teks eksplanasi · Pertemuan lanjutan
Selisih bukan otomatis masalah.
ASIS menampilkan deviasi, tetapi guru dan tim kurikulum menentukan apakah kelas perlu penguatan, pengayaan, perubahan metode, atau penyesuaian waktu.
Proyeksi sebelum terlambat.
Sisa pekan efektif, target yang belum tercapai, dan ritme jurnal membantu memperkirakan ketuntasan sebelum mendekati akhir semester.
Keputusan punya alasan.
Catatan hambatan, hasil asesmen, kondisi rombel, serta ketersediaan sumber daya menyertai setiap revisi target dan jadwal.
DARI SUMBER BELAJAR KE ASESMEN
Bahan ajar dihasilkan lebih cepat. Mutunya tetap ditentukan guru.
ASIS membantu waka kurikulum dan guru menyusun bahan ajar serta bank soal dari kurikulum, tujuan pembelajaran, karakteristik rombel, dan sumber belajar terpilih. Hasil generasi menjadi draf siap telaah—guru tetap dapat menyunting, memeriksa, dan menetapkan materi sebelum digunakan.
GENERATOR BAHAN AJAR
Satu konteks pembelajaran, beberapa bentuk bahan.
Sumber dapat dipilih berdasarkan jenjang, kelas, mata pelajaran, kurikulum, jenis buku, dan format dari koleksi pustaka yang disediakan oleh ASIS.
BANK SOAL LOTS–HOTS
Tidak berhenti pada hafalan dan jawaban satu langkah.
Guru dapat menghasilkan soal menurut jenjang, kelas, mata pelajaran, topik, kurikulum, dan tingkat kesulitan. Setiap butir dilengkapi kunci, pembahasan, serta tingkat kognitif agar komposisi asesmen dapat diperiksa sebelum diterbitkan.
- Pengecoh yang masuk akalOpsi dibangun dari kekeliruan yang umum, bukan jawaban asal.
- Validasi strukturKunci tunggal, opsi tidak berulang, dan format soal diperiksa.
- Telaah dan regenerasiGuru dapat menyunting, mengganti kunci, meninjau, atau membuat ulang satu butir.
- Siap digunakanSoal masuk ke latihan, kuis, CBT, atau dicetak bersama lembar kunci dan pembahasan.
SOAL BERKARAKTER PISA
Mengukur kemampuan menggunakan pengetahuan, bukan sekadar mengingatnya.
ASIS membantu guru menyusun butir kontekstual yang mengikuti kerangka kompetensi PISA. PISA bukan label untuk semua soal; guru memilih karakter soal ini ketika tujuan asesmen memang menilai literasi, penalaran, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan berbasis bukti.
Literasi membaca
Menemukan informasi, memahami isi, menghubungkan berbagai sumber, serta mengevaluasi dan merefleksikan teks.
Literasi matematika
Menalar, merumuskan masalah, menggunakan matematika, lalu menafsirkan dan mengevaluasi hasil dalam konteks nyata.
Literasi sains
Menjelaskan fenomena, menilai penyelidikan, menafsirkan data dan bukti, serta menggunakan informasi untuk mengambil keputusan.
KOORDINASI KURIKULUM, BK & WALI KELAS
Data karakteristik murid menjadi masukan pembelajaran yang aman.
Guru BK dan wali kelas menerjemahkan temuan menjadi ringkasan kebutuhan belajar yang dapat ditindaklanjuti. Waka Kurikulum dan guru tidak perlu membuka isi sesi konseling yang bersifat rahasia.
Gunakan instruksi bertahap dan pemeriksaan pemahaman lebih sering.
Tambahkan waktu penguatan sebelum berpindah ke tujuan berikutnya.
Catat hasil adaptasi metode pada jurnal dan refleksi Modul Ajar.
JADWAL YANG DAPAT DIJALANKAN
Ketika rombel lebih banyak daripada ruang, ASIS membantu mencari rotasinya.
Generator tidak cukup hanya mencegah dua guru berada di dua tempat. Rancangan jadwal perlu membaca ruang teori, laboratorium, bengkel, kapasitas, perangkat praktik, waktu perpindahan, serta kegiatan yang harus berlangsung berurutan.
Skenario awal semester
Tidak boleh dilanggar.
- Guru, rombel, dan ruang tidak bertabrakan.
- Guru hanya ditempatkan saat tersedia.
- Praktik masuk ke tipe ruang yang sesuai.
- Jadwal yang telah dipakai jurnal dapat dikunci.
Dicari susunan terbaiknya.
- Kapasitas ruang dan jumlah murid.
- Ketersediaan alat, bahan, dan sarpras.
- Perpindahan antarruang atau gedung.
- Sebaran mata pelajaran dan beban harian.
ALUR SATU SEMESTER
Bukan pekerjaan yang terputus-putus.
ASIS membantu menjaga hubungan antar-tahap sehingga data fondasi tidak perlu diketik ulang saat masuk ke jadwal, pembelajaran, dan rapor.
Tetapkan fondasi
Aktifkan periode, kalender, kurikulum, struktur kelas, mata pelajaran, dan aturan penilaian.
Susun perangkat ajar
Hubungkan CP, TP, ATP, Prota, Promes, Modul Ajar, target pertemuan, dan alokasi JP setiap rombel.
Baca konteks rombel
Gunakan asesmen, ringkasan wali kelas, dan rekomendasi BK untuk menyesuaikan strategi serta ritme belajar.
Susun penugasan
Tempatkan wali kelas dan guru pengampu, lalu tinjau alokasi serta beban mengajarnya.
Hitung jadwal dan ruang
Periksa guru, rombel, kapasitas, ruang khusus, sarpras, dan kebutuhan rotasi sebelum jadwal diterbitkan.
Ikuti pelaksanaan
Bandingkan target dengan agenda dan jurnal mengajar setiap rombel; tindak lanjuti selisih yang perlu perhatian.
Kawal nilai & rapor
Pantau kelengkapan, koordinasikan perbaikan, finalisasi, dan terbitkan hasil belajar.
Siapkan periode berikutnya
Gunakan data rencana, realisasi, kendala ruang, dan hasil belajar untuk memperbaiki semester berikutnya.
KERJA LINTAS PERAN
Waka Kurikulum mengatur alur, bukan mengerjakan semuanya sendiri.
Setiap pihak tetap bekerja pada ruangnya. ASIS menghubungkan hasil kerja mereka menjadi informasi akademik yang utuh.
Kepala Sekolah/Madrasah
Menetapkan arah, meninjau indikator, dan menyetujui keputusan akademik penting.
MENINJAUAdmin & Operator
Menjaga data induk, pengguna, rombel, periode, dan struktur dasar tetap rapi.
MENYIAPKAN DATAGuru
Menjalankan jadwal, mengisi presensi dan jurnal, memberikan pembelajaran, serta mencatat nilai.
MELAKSANAKANWali Kelas
Melengkapi catatan rombel, memantau perkembangan, dan menyiapkan bagian rapor yang menjadi tanggung jawabnya.
MERANGKUMGuru BK / Konselor
Menyampaikan ringkasan kebutuhan belajar dan rekomendasi dukungan tanpa membuka catatan konseling yang bersifat rahasia.
MEMBERI MASUKANWaka Sarpras & Laboran
Memastikan status ruang, kapasitas, alat, bahan, jadwal praktik, dan kendala sarpras terbaca saat jadwal disusun.
MEMASTIKAN SUMBER DAYAMurid & Wali
Menerima jadwal dan hasil belajar yang telah dibuka atau diterbitkan oleh sekolah.
MENERIMABATAS KEWENANGAN
Cukup luas untuk mengelola. Tetap tercatat untuk dipertanggungjawabkan.
Hak akses dapat disesuaikan dengan struktur lembaga. Perubahan kritis sebaiknya memiliki jejak aktivitas dan alur persetujuan yang jelas.
Ilustrasi alur. Lembaga dapat menyesuaikan peran, persetujuan, dan penerbit menurut tata kelolanya.
OBJEK & STRUKTUR DATA
01 · Fondasi fiturKurikulum disusun sebagai struktur kerja, bukan satu label pilihan.
Skema pembelajaran menghubungkan capaian, mata pelajaran, kegiatan, rombel, pendidik, waktu, asesmen, dan dokumen.
Multi-kurikulum
Kelola Kurikulum Merdeka, Merdeka dengan pembelajaran mendalam, K13, Kurikulum Berbasis Cinta, dan kurikulum Sekolah Alam sesuai konteks.
Struktur kegiatan
Pisahkan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler beserta tujuan, alokasi, dan penanggung jawab.
Target per rombel
Turunkan target semester berbeda menurut titik awal, kemampuan, dan karakteristik setiap rombel.
Perangkat guru
Hubungkan program tahunan, program semester, alur tujuan, modul ajar, bahan, asesmen, dan jurnal realisasi.
STATUS & ALUR KERJA
02 · Mesin prosesJadwal dibentuk dari kendala nyata lembaga.
ASIS menghitung guru, rombel, ruang, alat praktik, rotasi, beban kerja, dan batas waktu untuk membentuk jadwal layak.
Kendala keras
Cegah guru ganda, ruang ganda, kapasitas terlampaui, jam terlarang, dan alat praktik bertabrakan.
Preferensi pedagogis
Atur sebaran jam, jeda, pasangan sesi, waktu konsentrasi, serta pemerataan beban.
Alternatif jadwal
Hasilkan beberapa skenario lengkap dengan kompromi dan dampaknya pada setiap pihak.
Simulasi terbit
Uji satu perubahan terhadap keseluruhan susunan sebelum versi disetujui dan diterbitkan.
PEMICU & OTOMASI
03 · Respons sistemBahan ajar dan bank soal lahir dari konteks pembelajaran.
Tujuan, fase, karakter rombel, tingkat kesulitan, aktivitas, dan bukti belajar menjadi masukan penyusunan yang ditinjau pendidik.
Generator bahan ajar
Susun materi, aktivitas, diferensiasi, media, refleksi, dan asesmen dalam draf yang siap ditelaah.
Koleksi pustaka ASIS
Temukan sumber bacaan, buku digital, media, dan referensi yang relevan dari koleksi yang disediakan ASIS.
Bank soal bertingkat
Klasifikasikan butir menurut tujuan, indikator, LOTS, HOTS, literasi, numerasi, dan karakter PISA.
Paket asesmen
Rakit kisi-kisi, variasi butir, bobot, kunci, rubrik, serta analisis setelah digunakan.
INDIKATOR & ANALISIS
04 · Bahan keputusanTarget dan pelaksanaan dibaca per rombel, bukan diratakan.
Kurikulum melihat apa yang direncanakan, diajarkan, dipahami, tertunda, dan memerlukan dukungan pada setiap kelas.
Kemajuan target
Bandingkan target mingguan dan semester dengan agenda mengajar, jurnal, dan bukti asesmen.
Peta antarrombel
Tampilkan perbedaan laju tanpa menilai rombel lebih rendah hanya karena kebutuhannya berbeda.
Koordinasi BK dan GPK
Gunakan ringkasan karakteristik dan akomodasi yang boleh dibagikan untuk menyesuaikan strategi.
Kesiapan sarpras
Hubungkan rencana praktik dengan ruang, alat, bahan, keselamatan, dan pemeliharaan.
SATU ALUR AKADEMIK
Lebih sedikit mengejar rekap. Lebih banyak waktu untuk menjaga mutu belajar.
Hubungkan struktur kurikulum, guru, jadwal, pelaksanaan, nilai, dan rapor dalam satu ruang kerja yang dapat ditinjau bersama.