← Semua peranPEMERINTAH & PENGAWASAN PENDIDIKAN · ASIS UNTUK DINAS PENDIDIKAN

Satu wilayah.
Satu pandangan pendidikan.

Hubungkan sekolah binaan dalam dashboard agregat yang membantu Dinas memahami kondisi nyata, menemukan kebutuhan lebih cepat, dan menyusun kebijakan berdasarkan data operasional sekolah.

ASIS menyatukan ruang kerja Dinas Pendidikan, Kanwil Kementerian Agama, Kankemenag kabupaten/kota, Pengawas Sekolah, dan Pengawas Madrasah tanpa mencampur kewenangan masing-masing.

✓ Lintas sekolah✓ Data agregat✓ Berbasis kewenangan
A ASIS DinasKabupaten Banyumas⌄
Sekolah Terhubung284+18 bulan iniPeserta Didik86.420Aktif terdataKehadiran95,7%↑ 1,3%
PERSEBARAN SEKOLAH
PERLU PERHATIAN12 sekolahKehadiran di bawah target8 sekolahSarpras perlu diperbarui264 sekolahIndikator dalam kondisi baik
PAUD–SMKLintas jenjangPKBM & SLBPendidikan inklusifReal-timeData operasionalBerjenjangHak akses wilayah
DARI LAPORAN MENJADI PEMAHAMAN

Sekolah bekerja seperti biasa.
Dinas melihat gambaran besarnya.

Data lahir dari kegiatan sekolah sehari-hari, bukan laporan tambahan yang harus diketik ulang. ASIS mengolahnya menjadi indikator wilayah tanpa mengambil alih operasional sekolah.

01

Data berasal dari sumbernya

Kehadiran, murid, PTK, akademik, dan sarpras diperbarui oleh sekolah melalui proses kerja normal.

02

Agregasi otomatis

Informasi yang relevan diringkas berdasarkan sekolah, jenjang, kecamatan, kabupaten/kota, atau provinsi.

03

Masalah terlihat lebih dini

Indikator dan peringatan membantu Dinas menemukan sekolah atau wilayah yang memerlukan dukungan.

04

Kebijakan dapat dievaluasi

Tren sebelum dan sesudah program dapat dibandingkan dengan data yang konsisten dan dapat ditelusuri.

COMMAND CENTER PENDIDIKAN

Satu layar untuk membaca denyut wilayah.

Dashboard dapat disesuaikan dengan kewenangan dan prioritas Dinas, mulai dari gambaran eksekutif hingga penelusuran indikator per satuan pendidikan.

Jumat, 3 Juli 2026Ringkasan Pendidikan Wilayah
Sekolah Aktif2849 jenjang/jenisMurid Aktif86.42049,2% perempuanGuru & PTK6.218Data terverifikasiKehadiran95,7%↑ dari bulan lalu
TREN KEHADIRAN WILAYAH
SEKOLAH MEMERLUKAN DUKUNGAN01SMP Negeri 43 indikator02PKBM Bina Karya2 indikator03SD Negeri 72 indikator04SLB Harapan1 indikator
INDIKATOR TERPADU

Data yang dapat dibaca dari banyak sudut.

Dinas dapat melihat ringkasan, tren, perbandingan, dan detail sesuai hak aksesnya.

01

Profil Satuan Pendidikan

Status, jenjang, kepemilikan, unit, lokasi, akreditasi, kapasitas, dan direktori sekolah.

Sekolah · Jenjang · Wilayah
02

Murid & Wali

Jumlah aktif, calon murid, mutasi, kelulusan, gender, usia, domisili, dan pendidikan kesetaraan.

Demografi · Mobilitas · Tren
03

Guru & PTK

Jumlah, distribusi unit, status, mata pelajaran, beban mengajar, dan kebutuhan tenaga.

Distribusi · Rasio · Kebutuhan
04

Kehadiran

Presensi murid dan PTK, keterlambatan, alpa, tren harian, serta perbandingan wilayah.

Harian · Bulanan · Peringatan
05

Akademik

Rombel, kurikulum, capaian, nilai agregat, rapor, kelulusan, PKL, dan program sekolah.

Capaian · Evaluasi · Kelulusan
06

Sarana Prasarana

Gedung, ruang, aset, kondisi, kapasitas, kebutuhan pemeliharaan, dan distribusi fasilitas.

Kondisi · Kapasitas · Kebutuhan
07

Kesiswaan & Kedisiplinan

Organisasi, ekstrakurikuler, kegiatan, BK, pola pelanggaran, dan tindak lanjut.

Partisipasi · Pencegahan · Dukungan
08

Operasional Sekolah

Kelengkapan data, aktivitas sistem, pembaruan laporan, layanan digital, dan adopsi modul.

Kualitas Data · Adopsi · Layanan
SISTEM PERINGATAN DINI

Temukan sinyal sebelum menjadi masalah besar.

Aturan indikator dapat disesuaikan oleh Dinas. Sistem menandai kondisi yang membutuhkan perhatian, bukan mengambil keputusan secara otomatis.

  • Kehadiran turun di bawah ambang wilayah.
  • Rasio murid dan guru tidak seimbang.
  • Kapasitas ruang mendekati atau melewati batas.
  • Data sekolah tidak diperbarui dalam periode tertentu.
  • Tren capaian akademik memerlukan pendampingan.
  • Kondisi sarpras membutuhkan tindak lanjut.
Rancang indikator wilayah →
Pusat Peringatan23 aktif
Prioritas TinggiKehadiran turun selama 14 hari4 sekolah · Kecamatan SelatanTerakhir diperbarui 12 menit lalu
Perlu TinjauanRasio guru-mapel belum ideal8 sekolah · Jenjang SMPTerakhir diperbarui hari ini
Pembaruan DataInventaris belum diperbarui11 sekolah · Lintas jenjangTerakhir diperbarui 2 hari lalu
Peringatan → Verifikasi → Pendampingan → Selesai
TATA KELOLA DATA

Terhubung tidak berarti bebas membuka semuanya.

Akses Dinas dan pengawas berjalan atas persetujuan sekolah: sekolah menyetujui penugasan, melihat siapa yang berakses, dan dapat mengakhirinya kapan saja. Yang terbuka hanya data agregat — tanpa nama peserta didik, nilai, presensi perorangan, keuangan, catatan bimbingan konseling, maupun berkas perlindungan anak.

01

Agregasi sesuai kebutuhan

Yang ditampilkan adalah indikator agregat. Data pribadi warga sekolah tidak tersedia di jalur ini, sekalipun diminta.

02

Kewenangan berjenjang

Pengawas dan Dinas memperoleh ruang kerja tersendiri di luar akun sekolah, dengan cakupan sebatas sekolah binaan yang menyetujui.

03

Pemisahan data sekolah

Arsitektur multi-tenant menjaga data setiap sekolah tetap berada dalam konteksnya.

04

Jejak audit

Akses dan perubahan penting dicatat agar dapat diperiksa dan dipertanggungjawabkan.

05

Validasi di sumber

Sekolah memperbarui datanya sendiri; Dinas dapat memantau kelengkapan dan status verifikasi.

06

Keamanan yang setara

Gratis tidak mengurangi enkripsi, backup, pengaturan peran, atau perlindungan data.

IMPLEMENTASI BERTAHAP

Dari percontohan menuju satu wilayah.

Transformasi tidak harus dimulai serentak. Dinas dapat menguji pola kerja pada sekolah percontohan, mengevaluasi, lalu memperluas dengan dukungan Edukator.

01

Pemetaan

Tentukan tujuan, indikator, jenjang, wilayah, dan kesiapan sekolah.

02

Pilot

Aktifkan sekolah percontohan dan validasi alur data lapangan.

03

Pendampingan

Latih operator, guru, pimpinan, dan pengawas bersama Edukator.

04

Perluasan

Tambahkan sekolah dan wilayah berdasarkan hasil evaluasi pilot.

05

Evaluasi

Pantau kualitas data, adopsi, indikator, dan dampak kebijakan.

EASIS Edukator Wilayah

Mendukung sosialisasi, pelatihan, onboarding, dan pendampingan sekolah dengan model gotong royong.

Pelajari program Edukator →
PELAPORAN & ANALITIK

Siap dibaca pimpinan, siap ditindaklanjuti tim.

Laporan dapat disaring berdasarkan periode, wilayah, jenjang, status sekolah, dan indikator. Ekspor digunakan ketika data perlu dibahas di luar dashboard.

Ringkasan EksekutifProfil Pendidikan WilayahKehadiran & PartisipasiDistribusi Murid/PTKAkademik & KelulusanKondisi SarprasKualitas & Kelengkapan DataTindak Lanjut Peringatan
AASIS DinasRingkasan Eksekutif PendidikanJULI 2026

Kondisi Pendidikan Kabupaten Banyumas

284Sekolah86.420Murid6.218PTK
Kelengkapan dataSekolah aktifPembaruan sarpras
Dokumen dihasilkan dari Dashboard ASIS Dinas
SELURUH BENTUK PENDIDIKAN

Satu dashboard yang tidak meninggalkan siapa pun.

PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, SLB, PKBM, Paket A/B/C, sekolah reguler, dan sekolah berasrama dapat berada dalam pandangan wilayah yang sama. Perguruan tinggi segera hadir.

PAUD/TKSD/MISMP/MTsSMA/MASMK/MAKSLBPKBMPaket A/B/CBoardingPerguruan Tinggi · Segera Hadir

Tata kelola wilayah

Dari banyak lembaga menjadi gambaran layanan pendidikan yang dapat ditindaklanjuti.

Dinas memerlukan data yang konsisten untuk memetakan kondisi, menentukan dukungan, dan memantau program tanpa meminta rekap berulang.

DN Ruang kerja dinas

Melihat kesenjangan dan kapasitas wilayah

Agregasi dapat dibaca menurut jenjang, wilayah, status, program, atau indikator yang menjadi kewenangan dinas.

Peta lembagaIndikator wilayahProgram pembinaanPelaporan
01

Direktori wilayah

Petakan sekolah, satuan nonformal, kapasitas, layanan, dan karakteristik wilayah.

02

Dasbor indikator

Bandingkan agregat partisipasi, SDM, sarana, layanan, serta capaian tanpa membuka detail pribadi.

03

Penyaluran program

Tentukan sasaran, penerima, jadwal, dokumen, dan progres bantuan atau pembinaan.

04

Pelaporan berjenjang

Susun rekap dari data sumber yang sama dan lacak koreksi sampai ke lembaga asal.

KEMAMPUAN ASIS

Dinas membaca pola wilayah, bukan tumpukan rekap.

Ruang kerja mencakup direktori dan peta wilayah, satuan pendidikan binaan, indikator layanan, mutu pembelajaran, murid dan PTK, sarana, program daerah, supervisi sekolah dan madrasah, instrumen, kunjungan, rekomendasi, tindak lanjut, pelaporan berjenjang, peringatan dini, kualitas data, dan tata akses.

01 DD

Direktori Dan Peta Wilayah

Baca keadaan, tetapkan keputusan, tugaskan tindak lanjut, dan pantau bukti penyelesaiannya.

02 SP

Satuan Pendidikan Binaan

Baca keadaan, tetapkan keputusan, tugaskan tindak lanjut, dan pantau bukti penyelesaiannya.

03 IL

Indikator Layanan

Baca keadaan, tetapkan keputusan, tugaskan tindak lanjut, dan pantau bukti penyelesaiannya.

04 MP

Mutu Pembelajaran

Susun sasaran, peserta, urutan kegiatan, sumber belajar, pelaksanaan, penyesuaian, dan refleksi.

05 MD

Murid Dan PTK

Baca keadaan, tetapkan keputusan, tugaskan tindak lanjut, dan pantau bukti penyelesaiannya.

06 S

Sarana

Baca keadaan, tetapkan keputusan, tugaskan tindak lanjut, dan pantau bukti penyelesaiannya.

07 PD

Program Daerah

Baca keadaan, tetapkan keputusan, tugaskan tindak lanjut, dan pantau bukti penyelesaiannya.

08 SS

Supervisi Sekolah Dan Madrasah

Hubungkan konteks, bahan, pihak terlibat, keputusan, penanggung jawab, tenggat, dan bukti tindak lanjut.

Siklus kebijakan wilayah

Data lembaga mengalir menjadi dukungan yang tepat sasaran.

Setiap angka agregat dapat dijelaskan oleh sumber, periode, dan definisinya.

01 TK

Tetapkan kebutuhan data

Pilih indikator yang relevan dan hindari permintaan data yang sama berulang kali.

02 VS

Validasi sumber

Tandai kelengkapan, anomali, serta koreksi yang perlu dikembalikan ke lembaga.

03 BP

Baca pola wilayah

Temukan kesenjangan, kelompok prioritas, dan kebutuhan dukungan.

04 JP

Jalankan program

Kelola sasaran, penyaluran, pendampingan, dan bukti pelaksanaan.

05 ED

Evaluasi dampak

Bandingkan kondisi sebelum dan sesudah program dengan konteks yang benar.

BUKTI & HASIL KERJA

Setiap ringkasan wilayah dapat diaudit.

Definisi indikator, periode, cakupan lembaga, dan sumber perubahan tersimpan bersama hasilnya.

Konsolidasi wilayah

Peta program dan indikator

Periode aktif
01
DIREKTORI WILAYAHPetakan sekolah, satuan nonformal, kapasitas, layanan, dan karakteristik wilayah.
Tersedia
02
DASBOR INDIKATORBandingkan agregat partisipasi, SDM, sarana, layanan, serta capaian tanpa membuka detail pribadi.
Berjalan
03
PENYALURAN PROGRAMTentukan sasaran, penerima, jadwal, dokumen, dan progres bantuan atau pembinaan.
Diperbarui
04
PELAPORAN BERJENJANGSusun rekap dari data sumber yang sama dan lacak koreksi sampai ke lembaga asal.
Tersimpan

KERJA LINTAS PERAN

Dinas memperoleh pandangan wilayah tanpa menghilangkan suara lembaga.

Angka agregat selalu dapat dilengkapi konteks dari sekolah, madrasah, dan satuan pendidikan lain.

LP

Lembaga pendidikan

Menjaga data sumber dan menjelaskan konteks lokal.

SUMBER
P

Pengawas

Membawa hasil pembinaan dan kebutuhan peningkatan mutu.

BINA
Y

Yayasan

Mendukung kebijakan bagi unit dalam naungannya.

DUKUNG
P

Perencana

Menghubungkan indikator dengan agenda dan anggaran daerah.

RENCANA
OD

Operator dinas

Menjaga validasi, klasifikasi, dan kualitas data.

DATA
PD

Pimpinan daerah

Membaca ringkasan sebagai dasar keputusan layanan publik.

ARAH

BATAS KEWENANGAN

Data wilayah mengikuti kewenangan dan tujuan layanan.

Agregasi tidak menjadi alasan untuk membuka informasi pribadi yang tidak dibutuhkan.

KELOLA
Indikator wilayah, direktori, sasaran program, pembinaan, dan laporan agregat.

Dalam unit, periode, dan penugasan yang aktif.

BERSAMA
Validasi data, koreksi sumber, penentuan dukungan, dan evaluasi program.

Dikerjakan melalui alur persetujuan atau koordinasi.

TIDAK
Mengakses catatan pribadi atau mengubah data operasional lembaga tanpa dasar kewenangan.

Tetap berada pada peran yang memiliki kewenangan.

OBJEK & STRUKTUR DATA

01 · Fondasi fitur

Lembaga pendidikan dipetakan dengan definisi data yang konsisten.

Sekolah, madrasah, pendidikan nonformal, pendidikan khusus, serta lembaga pendidikan Islam dapat dibaca menurut wilayah dan kewenangan.

01 01

Identitas lembaga

Kelola kode, bentuk, jenjang, status, penyelenggara, lokasi, layanan, legalitas, dan kontak resmi.

Data kerja
02 02

Kapasitas layanan

Catat rombel, peserta didik, pendidik, ruang, sarana, daya tampung, dan kelompok layanan.

Data kerja
03 03

Indikator wilayah

Definisikan rumus, pembilang, penyebut, periode, cakupan, sumber, dan tingkat agregasi.

Data kerja
04 04

Kualitas data

Tandai kelengkapan, konsistensi, anomali, koreksi, sumber perubahan, dan status verifikasi.

Data kerja

HUBUNGAN ANTARMODUL

02 · Aliran data

Pelaporan wilayah tidak meminta input yang sama berulang kali.

ASIS menyalurkan data sumber melalui pemetaan, validasi, antrean, rekonsiliasi, dan persetujuan sesuai mekanisme resmi.

01 01

Kamus data

Petakan atribut ASIS dengan kebutuhan laporan, kode referensi, format, dan sumber otoritatif.

Terhubung
02 02

Validasi berjenjang

Lembaga, operator wilayah, dan penanggung jawab melihat kesalahan pada tingkat yang sesuai.

Terhubung
03 03

Antrean kiriman

Pantau menunggu, diproses, berhasil, ditolak, perlu koreksi, serta waktu respons.

Terhubung
04 04

Rekonsiliasi

Tunjukkan perbedaan nilai, periode, sumber, keputusan koreksi, dan hasil sinkronisasi.

Terhubung

STATUS & ALUR KERJA

03 · Mesin proses

Data kebutuhan mengalir menjadi sasaran dan layanan.

Bantuan, pembinaan, pelatihan, intervensi, pendataan, dan evaluasi memakai satu daftar sasaran yang dapat dipertanggungjawabkan.

01 01

Rancang program

Tetapkan masalah, indikator, kriteria, wilayah, jadwal, sumber daya, risiko, dan keluaran.

Alur resmi
02 02

Pilih sasaran

Gunakan kriteria transparan, tampilkan alasan masuk atau tidak, dan sediakan peninjauan.

Alur resmi
03 03

Salurkan dukungan

Kelola verifikasi, jadwal, petugas, dokumen, penerimaan, pendampingan, dan kendala.

Alur resmi
04 04

Evaluasi hasil

Bandingkan kondisi awal, pelaksanaan, capaian, konteks, biaya, dan keberlanjutan.

Alur resmi

INDIKATOR & ANALISIS

04 · Bahan keputusan

Dinas membaca pola layanan, kesenjangan, dan kapasitas.

Ringkasan dapat difilter menurut jenjang, wilayah, bentuk lembaga, kelompok layanan, periode, dan karakteristik yang relevan.

01 01

Akses dan partisipasi

Lihat sebaran daya tampung, penerimaan, kehadiran, keberlanjutan belajar, dan perpindahan.

Terukur
02 02

Mutu pembelajaran

Baca indikator kurikulum, realisasi, hasil belajar, literasi, numerasi, serta kebutuhan pembinaan.

Terukur
03 03

SDM dan sarpras

Petakan formasi, kompetensi, beban, ruang, alat, aksesibilitas, kondisi, serta kesenjangan.

Terukur
04 04

Dampak program

Bandingkan sasaran dan hasil dengan mempertimbangkan konteks, cakupan, serta waktu.

Terukur

PERSETUJUAN & TATA KELOLA

05 · Kendali peran

Kewenangan daerah diterjemahkan menjadi batas data dan tindakan.

Pengguna dinas melihat informasi sesuai wilayah, program, tugas, dasar kewenangan, dan masa penugasan.

01 01

Struktur organisasi

Pasangkan bidang, wilayah, jabatan, program, serta jenis keputusan yang dapat dilakukan.

Terkendali
02 02

Penugasan lapangan

Berikan daftar lembaga, agenda, instrumen, akses, dan masa berlaku kepada petugas.

Terkendali
03 03

Persetujuan berjenjang

Pisahkan penyusun, pemeriksa, penyetuju, penyalur, dan evaluator program.

Terkendali
04 04

Audit wilayah

Catat akses rinci, perubahan kriteria, ekspor, koreksi, persetujuan, dan penerbitan laporan.

Terkendali
BANGUN SATU DATA PENDIDIKAN WILAYAH

Ubah pelaporan menjadi pemetaan kebutuhan dan dukungan yang nyata. ASIS membantu dinas membaca wilayah, menjaga kualitas data, dan mengikuti dampak program.

Mulai dari percakapan,
lanjutkan dengan sekolah percontohan.

Diskusikan kebutuhan, indikator, tata kelola akses, dan strategi implementasi wilayah bersama tim ASIS.

Jadwalkan konsultasi Dinas →Pelajari ekosistem ASIS